Foto by: KIFO Kosmik

Orientasi Bersama Calon Unik dan Radikal (Obscura) kembali diadakan pada Kamis, 06 September 2018. Obscura kali ini bertempat di Aula Ramsis Universitas Hasanuddin.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Obscura tahun ini dilakukan secara nonformal, namun tidak menghilangkan esensi makna pengadaan Obscura menurut penuturan Laksmi Nurul Suci selaku Biro Umum kepengurusan Kosmik periode 2018/2019. Kegiatan yang diadakan sebagai tahap awal sosialisasi almamater Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) ini diikuti sebanyak 91 mahasiswa baru Ilmu Komunikasi.

Materi pertama dibawakan oleh Muhammad Firdaus tentang Keilmuan yang membahas perihal mengapa komunikasi disebut sebagai ilmu. Selanjutnya materi kedua tentang Kemahasiswaan dibawakan oleh Wahyu Al Mardhani guna mengenal lebih dekat mengenai mahasiswa. Materi terakhir tentang ke-Kosmik-an dibawakan oleh Fachrul Rozy yang memaparkan sejarah singkat dan kultural kekosmikan.

Nadya Dwi, salah satu peserta Obscura berpendapat, “materi yang paling membekas bagi saya adalah materi kedua yaitu tentang kemahasiswaan. Dibandingkan dengan mahasiswa saat ini, mahasiswa-mahasiswa dahulu tidak sebebas sekarang. Dahulu seorang mahasiswa dianggap sangat wow.”

“Dengan mengikuti kegiatan ini, saya mendapat pengetahuan tambahan tentang Kosmik, tentang apa itu Kosmik yang sebenarnya, struktur-struktur Kosmik, dan lain-lain,” kata Fathur Firman Syeh, peserta lain yang juga mengikuti Obscura.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan bermain games dan pemutaran video serta penutupan. Berakhirnya kegiatan Obscura berarti berakhir pula tahap awal sosialisasi almamater bagi warga baru Kosmik. FA/Baruga