Makassar, Baruga ­­– Memasuki hari kedua Indie Movie Class (IMC), pada Sabtu (6/8/2017), materi dimulai pada pukul 10.00 oleh Mariessa Giswandhani dengan materi artistik. Dalam materinya, Mariessa menjelaskan bahwa setiap departemen pasti berbeda cara membaca skenarionya, terutama artistik.

Mariessa juga menambahkan penjelasan mengenai unsur mise en scene yang terdiri dari setting, costum, make up, cahaya, gerak dan ekspresi. Menurutnya, akan berat sekali pemikiran artistik jika mau lebih detail. Materi artistik berakhir pada pukul 12.00.

Selanjutnya, hadir materi editing yang dibawakan oleh Edy Junaedy. Ia mengatakan bahwa proses editing dilaksanakan pada tahap post production. Selain itu, Edy juga menambahkan bahwa salah satu fungsi editor yakni membuat orang nyaman menonton yang dibuatnnya.

“Kegiatan IMC ini sangat menarik, karena kita bisa mendapatkan banyak wawasan baru terkait dengan dunia perfilman lewat materi-materinya. Nilai tambahnya adalah kita bisa memahami film bukan hanya praktek pembuatannya, tetapi juga ilmunya,” ujar Wilda Yanti Salam, peserta IMC.

Kegiatan yang dibuka sejak hari jumat ini akan dilanjutkan esok hari dengan materi yang lebih menarik lagi, yaitu materi sinematografi, sound, dan kepenulisan skenario.

Teks oleh: Rudi Salam

Foto oleh: Ian Kartika